Seorang Manusia Begitu Berharga

Bismillah…

Pernahkah kalian melihat manusia?

Ah tentu saja pernah. Tapi…

Cobalah sejenak renungkan ketika kalian melihat seorang manusia

Perhatikan senyum dan tawanya ketika ia gembira

Amati tangis dan jeritnya ketika ia menderita

Lihatlah semangatnya ketika menemukan peluang

dan Pandangi murungnya saat ia ada dalam kebuntuan

Manusia itu begitu menarik.

 

Coba ingat kembali nama-nama besar yang pernah tertoreh dalam sejarah peradaban umat manusia

Nabi Muhammad saw, siapakah yang tidak mengenal beliau dengan segala kemuliaannya?

Para Khulafaurrasyidin, tentu kalian telah mendengar tentang segala kebaikan mereka, kawan

Soekarno, ah setiap buku sejarah kita dari SD telah membahas kisah kepahlawanan beliau

Syahrir, kegigihan menggalang dukungan dari Mesir dan Palestina dalam kemerdekaan Bangsa ini begitu luar biasa

dan tentu saja masih jutaan nama-nama besar lain yang pernah tertulis dalam goresan tinta sejarah manusia

 

Kawan, tahukah kalian tentang latar belakang manusia-manusia hebat di dunia?

Ya, sebagian mereka adalah anak yatim. Sebagian lagi bahkan yatim piyatu.

Sebagian mereka adalah orang miskin. Sebagian lagi bahkan fakir miskin.

Sebagian mereka cacat. Sebagian lagi bahkan divonis tak punya harapan hidup.

Sebagian mereka disisihkan dari pergaulan. Sebagian lagi bahkan tak pernah dianggap keberadaannya.

 

Namun, tahukah kalian satu sisi menarik tentang kemanusiaan?

Manusia tak pernah tau tentang awal dan akhir hidup mereka.

Tak ada manusia yang bisa memesan sebagai apa mereka dilahirkan.

Dan tak ada manusia yang bisa memastikan bagaimana mereka akan dimatikan.

Dan di sanalah point pentingnya, kita tak pernah tahu siapa yang akan menjadi besar dalam sejarah generasi kita.

Itu artinya, semua manusia punya peluang untuk menjadi besar.

Implikasinya, semua manusia itu menjadi berharga.

Satu manusia begitu berharga bagi dunia.

 

Kawan, terkait kemanusiaan, tidaklah berlebihan jika saya katakan apa yang baru saja kita selesaikan dalam MPKMB adalah sebuah aksi nyata untuk kemanusiaan.

Bukankah sejak awal kita telah sepakati bahwa apa yang kita lakukan adalah untuk menanamkan nilai dan semangat kebaikan dan perbaikan bagi sahabat-sahabat kita Generasi Karya 49?

Sadarkah kalian jika acara yang kalian create telah memberikan kebanggaan tersendiri bagi mereka terhadap kampus ini?

Yang kemudian kebanggaan itu membuat mereka bersungguh-sungguh berkarya di kampus ini dan pada akhirnya ini semua menjadi pintu gerbang kesuksesan bagi mereka.

Dan kalian menjadi salah satu bagian dari itu.

 

Oh Ya Rabb, puji syukur yang sangat dahsyat kepada-Mu yang telah mempertemukan hamba dengan manusia-manusia hebat yang begitu antusias dalam memperjuangkan kemanusiaan di kampus ini.

 

Sahabatku…

Terima kasih, terima kasih, terima kasih atas kesediaan kalian untuk memikul amanah ini

Terima kasih atas keikhlasan kalian dalam menjalankan amanah ini

Terima kasih atas kontribusi dan pengorbanan kalian dalam aksi kemanusiaan ini

Dan terima kasih telah memberikan banyak inspirasi dalam hidupku

 

Tahukah kalian, betapa inginnya saya mengumpulkan orang tua kalian lalu saya ceritakan kepada mereka satu per satu tentang kisah kalian tiga bulan terkhir ini. Bagiku, itu layak untuk mereka ketahui. Sungguh, aku ingin melihat wajah-wajah orang tua kalian perlahan mulai sumringah mendengar lantunan kisah-kisah hebat tentang kabaikan yang dilakukan anak-anak mereka, kalian, kawan. Lalu, perlahan wajah sumringah itu terus merekah, manampilkan senyum terbaiknya, gambaran kebanggan terhebat kepada anak-anaknya yang luar biasa. Kemudian, senyum itu perlahan menipis, berubah perlahan menjadi keharuan yang menggetarkan setiap jiwa yang menatapnya. Keharuan terdalam yang muncul dari hati orang tuamu, kawan. Tahukah kau tentang perasaan itu? Sungguh orang tuamu merasakannya. Perasaan bangga atas sekecil apapun aksi kebaikanmu.

Namun, rasanya aku tak sanggup mengumpulkan mereka untuk menceritakan itu semua.

Biarlah. Biarlah nanti Allah saja yang akan mengabarkannya kepada orang tuamu tentang hal hebat apa yang telah dilakukan putra putri mereka.

Dan nanti, saat itu terjadi, ah tak terbayang betapa bersyukurnya mereka telah melahirkan, merawat dan membesarkanmu.

 

Luar biasa, sungguh luar biasa kalian ini.

 

Malam ini, di atas peraduan yang hangat

Terkenang masa-masa bersama kalian

Berkumpul, berfikir, bekerja, merancang kebaikan bagi generasi penerus, namun tak lepas dari canda yang mengeratkan persaudaraan.

 

Salam hormat kepada kalian para pejuang kebaikan

teriring doa yang begitu senang aku lantunkan kepada Allah

“Semoga Allah berkenan menjadikan kalian sebagai orang-orang yang akan menjadi saksi bahwa surga itu benar-benar ada, dan semoga Allah berkenan mengumpulkan kita semua di dalamnya.”

 

#Bersyukurmengenalkalian

Advertisements

We have certainly created man in the best of stature (95:4)